aridhant harprys w.

“..mencoba bukan lagi bagian persoalan melainkan penyelesaian..”

Arsip untuk ‘Kehutanan’ Kategori

Kabut Asap

Ditulis oleh dhant di/pada Agustus 10, 2006

Berita mengenai pembakaran lahan dan hutan tiap tahunnya yang mulai memasuki musimnya pada tahun ini kembali menyisakan kenangan menyedihkan mengenai masa-masa SMA-ku di Palangkaraya. Bukan karena ditempat itu pulalah nyawaku hampir saja melayang yang disebabkan kecelakaan sepeda motor akibat ngebut, bukan itu melainkan karena ditempat itu pulalah, diriku mengalami fenomena mengherankan bagiku yakni kabut asap. Hal ini sangatlah baru bagiku, tak pernah kulihat dengan mata kepala sendiri sebelumnya, kabut asap itu hanya berjarak pandang 1 meter saja disiang hari bolong.

Pada awal kemunculan kabut asap, dipagi hari hawa justru sangat dingin layaknya berada di pegunungan seperti yang kurasakan saat berada di Langowan dan Tomohon, di Minahasa sehingga ketika sampai di sekolah, alis, dagu maupun wilayah sekitar kumis ada es-nya. Namun, setelah berselang beberapa minggu, hal tersebut tidak pernah lagi terjadi justru pakaian yang berwarna putih seluruhnya berubah menjadi warna kuning meskipun sudah direndam oleh pemutih sekalipun dan hawa dingin itupun telah digantikan oleh hawa panas berkarbondioksida. Oleh karenanya, tanpa bermaksud untuk mengutuk daerah yang ada pembakaran lahannya sehingga menghasilkan kabut asap namun hendaknya pemerintah bersungguh-sungguh didalam menangani kejadian ini.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Walhi maupun beberapa dokumen yang dipublikasikan oleh LSM lokal, kejadian ini yang dahulunya dilakukan oleh masyarakat setempat untuk membuka lahan justru sekarang sudah didominasi oleh korporasi-korporasi yang memang mendapatkan keuntungan berlebih dari hal ini. Tanpa mengeluarkan ongkos sesen pun seperti ongkos pemotongan rumput dsb, lahan-lahan yang akan ditanami kembali dibakar guna musim tanam berikutnya. Lahan yang terletak di Kalteng, Jambi dan Riau sendiri merupakan tanah gambut yang hanya menyiram api diatas permukaan tanah tidaklah cukup karena bara api masih hidup didalam tanah. Itulah sebabnya mengapa hanya dengan air saja untuk mematikan nyala api tidaklah cukup, perlu juga jeruji besi dihotel prodeo guna memenjarakan pemilik lahan yang rata-rata dikuasai oleh korporasi!.

Ditulis dalam Kehutanan | Leave a Comment »