<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>aridhant harprys w.</title>
	<atom:link href="http://dhant.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhant.wordpress.com</link>
	<description>"..mencoba bukan lagi bagian persoalan melainkan penyelesaian.."</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Feb 2011 03:27:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dhant.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>aridhant harprys w.</title>
		<link>http://dhant.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dhant.wordpress.com/osd.xml" title="aridhant harprys w." />
	<atom:link rel='hub' href='http://dhant.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bencana Peradaban</title>
		<link>http://dhant.wordpress.com/2006/05/27/bencana-peradaban/</link>
		<comments>http://dhant.wordpress.com/2006/05/27/bencana-peradaban/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 May 2006 17:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhant</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Negeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://dhant.wordpress.com/2006/05/27/bencana-peradaban/</guid>
		<description><![CDATA[Sekali lagi bencana merenggut korban Setelah Tsunami, Banjir, Longsor serta semua letusan Perih hati melihat manusia bergelimpangan Peristiwa memilukan, derita yang tak kunjung terbalaskan &#160; Tuhan, Apakah benar bencana adalah azab dari kenistaan kami serta cobaan tanpa henti Apakah benar bangsa ini memang sudah lama berpaling darimu dan penuh dengki Mengapa selalu korban terbanyak adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhant.wordpress.com&amp;blog=273491&amp;post=35&amp;subd=dhant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekali lagi bencana merenggut korban</p>
<p>Setelah Tsunami, Banjir, Longsor serta semua letusan</p>
<p>Perih hati melihat manusia bergelimpangan</p>
<p>Peristiwa memilukan, derita yang tak kunjung terbalaskan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tuhan,</p>
<p>Apakah benar bencana adalah azab dari kenistaan kami serta cobaan tanpa henti</p>
<p>Apakah benar bangsa ini memang sudah lama berpaling darimu dan penuh dengki</p>
<p>Mengapa selalu korban terbanyak adalah kami yang tak berpunya dan merana</p>
<p>Mengapa selalu saja pihak yang disalahkan yakni rakyat yang tak bersalah maupun tak berdosa</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemimpin,</p>
<p>Setelah kau ku pilih tak pernah lagi dirimu merealisasikan janji</p>
<p>Saat ku membutuhkanmu,kau tak pernah mau peduli</p>
<p>Ketika kami hanya berharap padamu, dirimu laksana besi jeruji</p>
<p>Kesangsian salah memilihmu hilang saat 5 tahun lagi kembali kau berlagak suci</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dewan,</p>
<p>Kalian berlagak sebagai penyelamat namun ternyata hewan</p>
<p>Kami kau wakili berlagak teman,ternyata untuk kolusi menikmati korupsi</p>
<p>Meski kami selalu kau selingkuhi dan sakiti,tak pernah sedikit pun berani kami melawan</p>
<p>Memaafkan diri kami sendiri salah mempercayai dianggap sebagai langkah terpuji</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peradilan,</p>
<p>Rasa cemas melihat berbagai kasus kau masukkan peti kemas</p>
<p>Tanpa sekalipun diriku melihat keadilan telah ditegakkan</p>
<p>Ragam kepalsuan kau pelihara tuk ditampilkan agar tampak sesuai arus</p>
<p>Tapi racun dari busuknya tubuh dan hatimu sangatlah mematikan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Preman,</p>
<p>Sudah kau tunjukkan bahwa kau memang berani dan memiliki nyali</p>
<p>Mewakili ikatan primordialis, agamis, seksis, rasis, dan memang fasis</p>
<p>Siapa saja yang memiliki nurani kau habisi dengan dalil illahi</p>
<p>Melindungi yang membeli, menjadi milisi maupun antek militerisi berlagak polisi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengamanan,</p>
<p>Diriku selalu ingin bertanya pada dirimu yang tegap dan bersenjata lengkap</p>
<p>Kegiatan bisnis, berpolitik, membuat konflik serta melanggar HAM, apakah dianggap sebagai peran?</p>
<p>Darimu,aku menduga banyak darah tumpah dalam sejarah yang tak terungkap</p>
<p>Kendati kerap saja kalian menganggap berasal dari rakyat dan menghabisi dengan interpretasi dari manifestasi Tuhan yang akhirnya menjadi nama jalan!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Agamawan,</p>
<p>Kalian hamba Tuhan yang disegani juga hormati, ucapanmu kami patuhi tapi dalam tindakan, kami ludahi lagi itu pasti</p>
<p>Kau kumpulan kaum merpati yang suka berceramah memakai kitab suci, tak jarang justru menakuti, landasan peduli pada kami</p>
<p>Tentunya merasa ikut memecahkan masalah dengan tampil di tivi lalu menikmati materi layaknya selebriti</p>
<p>Tetapi suka mendekatkan diri dengan penguasa serta jadi alat pelegitimasi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemodal Global, bukan berarti tanpa akhiran -an,</p>
<p>Tiada pernah ku duga badanmu begitu menggurita</p>
<p>Tak juga menyangka tentakelmu mampu menghisap inti relung jiwa manusia</p>
<p>Seluruh budaya dan nafas alam ini telah kau rasuki gayamu melalui setumpuk rekayasa nilai-nilai</p>
<p>Semua kehidupan sudah kau kuasai hingga kami pun seakan tak ada pilihan selain mempercayai</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Teman,</p>
<p>Apakah memang hidup ini tidak adil sekali dan penuh kreasi basi?</p>
<p>Apakah keserakahan dan nafsu amarah menjadi prioritas tertinggi?</p>
<p>Mengapa penghisapan, penindasan dan eksploitasi dianggap ekspresi manusiawi?</p>
<p>Mengapa akhirnya kami hanya menjadi kuli di negeri sendiri?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kawan,</p>
<p>Bangsa ini katanya sabar walau menderita penyakit sektarian yang parah dan kronis</p>
<p>Nusantara ini sumber dayanya kau biarkan dirampas tanpa kompensasi dan sudah mulai habis</p>
<p>Keberagaman kami ditelan sadis budaya dari kapitalis dan telah terkikis</p>
<p>Kebersamaan maupun toleransi, wujud solidaritas sesama manusia tak lagi digubris oleh ciri individualistis, kami pun akhirnya hanya menjadi pengemis</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari kami:</p>
<p>Hewan laksana setan yang tak berperasaan lagi</p>
<p>Nurani bahkan hasrat birahi tak lagi dimiliki</p>
<p>Beribu kekurangan maupun keterbatasan berupa kesalahan bukanlah penyesalan, itulah kami</p>
<p>Mendobrak belenggu tuk berpikir dan bertindak bebas, logis, kritis selama masih berpijak di bumi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bukan berarti:</p>
<p>Satu-satunya jalan karena alunan kalimat berirama ini pun semata-mata hanyalah salah satu pilihan!</p>
<p>Meski tak mampu berdamai dengan sejarah, selama bisa diperbaiki tak kenal menyerah adalah beradab</p>
<p>Hanya memperkaya perspektif tuk dunia yang lebih baik nan indah bagi anak cucu serta masa depan</p>
<p>Saat negara mencoba melupakan hitamnya kelam dengan menghindari tanggung jawab, itulah biadab!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Surabaya, 25 mei 2006</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aridhant Harprys W.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhant.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhant.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhant.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhant.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhant.wordpress.com&amp;blog=273491&amp;post=35&amp;subd=dhant&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhant.wordpress.com/2006/05/27/bencana-peradaban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1d9c4d84dec1d4058148443b8adeff14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhant</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
